Sistem Aerasi pada Instalasi Pengolahan Air Limbah adalah hal yang paling vital pada proses pengolahan air limbah secara aerobik. Hal ini dikarenakan Oksigen O2 sangat dibutuhkan oleh mikroba / bakteri untuk mendegradasi materi organik seperti BOD, COD, dan Nitrogen pada siklus pengolahan air limbah.

Karena pentingnya Oksigen O2 bagi kesinambungan proses pengolahan air limbah, maka diperlukan sistem aerasi yang memiliki performa yang baik dari aspek kelarutan oksigen ke dalam air limbah.

Kurangnya jumlah Oksigen O2 pada proses pengolahan air limbah dapat menyebabkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Bau yang tidak sedap yang dapat memicu timbulnya keluhan dari masyarakat di sekitar aliran pembuangan air limbah.
  2. Parameter Baku Mutu Pembuangan Air Limbah berada diatas ambang batas yang diperbolehkan.
  3. Buangan air limbah berwarna keruh.
  4. Meningkatnya kerusakan lingkungan yang terdampak oleh pencemaran air limbah.